Senin, 25 Agustus 2014

Managemen Perjalanan

Managemen perjalanan pasti diantara teman-teman pernah mendengar istilah ini. Managemen itu ga hanya berhubungan sama duit, managemen sumberdaya alam atau wilayah tapi memanagemen perjalan kita itu juga perlu loh hehehehe kok jadi kuliah sih. Sebelum melakuakan suatu perjalanan entah itu pendakian, halan-halan, perjalanan akhir pekan, survei atau ekspedisi  memanagemen perjalanan sangat kita butuhkan. Tidak hanya merencanakan kemana tempat tujuan kita, kapan kita mau kesana namun juga membuat suatu perencanaan yang matang tentang perjalanan kita. Apabila agan-agan berpergian secara berkelompok maka melihat kebutuhan perjalanan kelompok secara detail, lengkap dan tuntas adalah hal penting yang harus dilakukan ini merupakan tanggung jawab bersama sebagai sebuah tim.

Hal yang dapat menjadi bahan dalam perencanaan sebuah managemen perjalanan diantaranya

Sebelum melakukan kegiatan
1. Apa saja yang harus kita ketahui tentang lokasi tujuan kita
Kenali bagaimana medan yang akan kita tuju, seberapa panjang route yang akan kita tempuh, bagaimana akses menuju kesana, apa saja syarat yang dibutuhkan untuk kesana, misal  seperti peta tentang bagaimana kondisi medan daerah tujuan yang memberikan gambaran bagaimana keadaan lapangan daerah tujuan apakah daerah tujuan merupakan pegunungan, hutan rimba, rawa, padang pasir/ tebing . Kenali juga bagaimana keadaan iklim di daerah yang akan kita tuju baik di siang hari maupun malam hari. Apakah destinansi yang akan kita tuju membutuhkan skil khusus untuk dapat mencapainya atau tidak, jika iya maka perlu latihan atau persiapan contoh misal dibutuhkan pengetahuan khusus untuk mendaki cartenz pyramid sehingga kita tidak bisa begitu saja berangkat mendaki kesana tanpa kemampuan yg cukup dan mengabaikan standart keamanan dalam mendaki.

2. Apa saja yang kita butuhkan untuk melakukan perjalanan kesana
Dengan mengetahui apa saja yang kita butuhkan selama perjalanan akan menentukan keberhasilan dalam perjalanan kita. Disini saya akan membagi kebutuhan menjadi dua yaitu kebutuhan individu dan kelompok

Kebutukan individu adalah kebutuhan wajib yang harus di penuhi masing-masing individu sebelum melakukan perjalanan. Kebutuhan individu meliputi peralatan dan perlengkapan standart minimal yang harus dibawa sesuai dengan destinasi yang akan menjadi tujuan. Dalam kebutuhan individu ini saya memasukan salah satu poin penting sebagai catatan apabila orang yang akan melakukan perjalanan memiliki riwayat penyakit tertentu atau alergi tertentu yang membutuhkan obat-obatan yang langka contonya seperti penyakit asma.

Kebutuhan kelompok adalah kebutuhan wajib yang harus dipenuhi oleh kemompok sebelum melakukan perjalanan. Kebutuhan kelompok meliputi peralatan dan perlengkapan kelompok yang harus di penuhi sebagai syarat kelengkapan yang akan menunjang kegiatan kita
Ada baiknya ketika kita menyiapkan kebutuhan individu maupun kelompok sebaiknya kita membuat daftar check list untuk menghindari kemungkinan barang terlewatkan

3. Bagaimana kondisi tim kita, kondisi tim kita meliputi beberapa hal diantaranya :

Jumlah anggota tim yang pasti akan mengikuti perjalanan.
Jumlah pasti anggota tim yang akan ikut dalam perjalanan akan mempengaruhi bagaimana persiapan perjalanan seperti mempersiapkan peralatan kelompok yang dibutuhkan. Disini dibutuhkan komunikasi yang baik antar anggota sehingga jumlah pasti yang akan mengikuti kegiatan dapat diketahui. Cukup merepotkan juga ketika tiba-tiba semua yang sudah kita persiapkan sesuai porsi anggota yang berangkat tiba-tiba berubah karena kurangnya komunikasi pada saat awal perencanaan sehingga pada saat mendekati awal keberangkatan tiba-tiba tanpa ada komunikasi kepada anggota yang lain jumlah tim bertambah sedangkan kesiapan untuk kelengkapan alat atau perbekalan hanya untuk tim yang sudah direncanakan sebelumnya. Jadilah anggota yang transparan ya tim apabila terjadi hal seperti itu kalau belum berangkat sih kita masih bisa menyiapkabn sesuatu yg kurang tapi kalau udah sampai dilapangan kita sama aja bikin kacau. so... komunikasikanlah dengan baik

Bagaimana kondisi fisik dari tim kita?
Kondisi fisik dari tim kita akan mempengaruhi bagaimana kesiapan tim dalam menghadapi medan di lapangan. Kondisi fisik meliputi bagamana kemampuan fisik masing-masing anggota tim ketika berada di lapangan. Kita harus tau bagaimana kapasitas anggota tim kita sebelum melakukan perjalanan. Apakah ada diantara anggota tim kita yang memiliki masalah dengan kesehatan seperti memiliki riwayat penyakit yang kemungkinan dapat mempengaruhi perjalanan.


4. Seberapa lama perjalanan kita
Semakin lama perjalanan yang akan kita tempuh akan mempengaruhi perbekalan yang harus kita bawa. Misal kita akan melakukan pendakian selama 3 hari sebaiknya lebihkan perbekalan kita untuk tenggang waktu minimal 4 hari. Kenapa kita harus melebihkannya? Kita tidak tau bagaimana kondisi lapangan ketika kita melakukan pendakian, kita tidak tau hambatan apa saja yang akan kita temui dilapangan. Fungsi dari membawa perbekalan lebih adalah untuk mengantisipasi kejadian aksidental yang mungkin terjadi di lapangan sehingga menghambat dalam perjalanan kita dan menyebabkan kita harus tertahan untuk beberapa saat disana.

5. Pastikan peralatan yang akan kita bawa berfungsi dengan baik dan dalam keadaan normal
Peralatan yang akan kita gunakan untuk menunjang sebuah kegiatan merupakan faktor yang sangat penting. Keberhasilan dan kenyamanan saat melakukan perjalanan salah satunya ditentukan oleh faktor ini. Misal pastikan tenda yang akan di bawa benar-benar dalam keadaan baik apabila tidak segera perbaiki. Pastikan tas yang anda bawa untuk mengangkut semua kebutuhan anda dalam keadaan baik, tidak rusak, apabila ada kerusakan sekecil apapun segera perbaiki jangan anggap remeh kerusakan yang kecil tersebut karena dari kerusakan yang kecil dapat menjadi kerusakan lebih besar saat kita memasukan barang bawaan di dalamnya. Kalau misal tas yang kita gunakan untuk mengangkut barang rusak dijalan repot juga kan dan pastinya akan menghambat perjalanan.

6. Bagaimana penentuan biaya perjalanan misalnya untuk melengkapi peralatan atau logistik
Apakah dalam melakukan perjalanan nanti masing-masing anggota dikenakan iuran untuk logistik yang akan dibeli sehingga masing-masing anggota tidak merasa mengeluarkan biaya yg lebih besar daripada yang lain dalam hal logistik sehingga mengurangi adanya permasalahan dibelakang misalnya ada anggota yang cuma modal mie sebungkus dan anggota yang bermodalkan logistik komplit ala warung kelontong tentunya akan terkesan kurang adil bukan.

7. Logistik apa yang akan dibeli sebagai bekal
Masing-masing individu tentu memiliki makanan yang disukai ataupun tidak disukai bisa karena faktor alergi atau memang tidak doyan. Nah hal seperti ini yang kadang di lupakan, makanan adalah sumber tenaga kita yang sangat kita butuhkan saat melakukan kegiatan. Ketika kita bermasalaah dengan apa yang kita makan seperti alergi sehingga menyebabkan tidak makan atau tidak menyukai jenis makanan tertentu sebaiknya perlu dibicarakan oleh masing-masing anggota kelompok. Pemilihan jenis makanan yang akan dibawa adalah makanan yang semua anggota kelompok dapat memakannya. Sangat penting untuk memilih makanan yang bergizi dan mudah dicerna. Dalam perjalanan panjang sangat diperlukan merancang menu yang dapat menyuplai kebutuhan kalori setiap hari dan mengutamakan jenis makanan seperti memperhatikan kebutuhan khusus setiap peserta alergi makanan dan kehalalannya.

8. Perhatikan kondisi cuaca dan musim sebelum melakukan pejalanan
sayang sekali bukan apabila kita memaksakan melakukan perjalanan di saat musim atau cuaca sedang tidak mendukung.

9. Buat perencanaan dimana anda akan bermalan atau mendirikan tenda
Pertimbangkanlah ketersediaan air, apabila ada lokasi  yg terdapat sumber air alangkah lebih baik bila memilih camp di tempat tersebut

10. Latihan fisik sebelum melakukan perjalanan atau aktifitas berat sehingga tubuh tidak terlalu kaget. Latihan fisik salah satunya adalah jogging teratur.

Saat melakukan kegiatan

1. Buatlah catatan selama anda melakukan perjalanan, jadi anda akan mempunyai informasi yang detail mengenai waktu pendakian, lokasi untuk camp dan ketersediaan air untuk rencana perjalanan.

2. Aturlah dengan bijak perbekalan anda. Ketika anda berkegiatan di alam bebas mengatur perbekalan agar cukup hingga akhir perjalanan sangatlah penting. Memasaklah dengan bijak tidak kurang dan tidak belebihan. Ingat di atas ga ada mart-mart gitu atau warung atau supermarket dan catatan uang ga belaku. Masaklah dengan sewajarnya anda disini ingin melakukan perjalanan bukan membuka dapur umum okee!!
Masak yang enak atau macem-macem ga papa asal makanan tersebut habis. Kalau ga habis lebih baik dibungkus untuk bekal ketika perjalanan akan lebih baik dari pada membuangnya.

3. Aturlah penggunaan air sebaik mungkin selama perjalanan. Jika haus anda minum bukan menggelonggong. Ingat ya bedakan antara minum dan menggelonggong. Minumlah secara bijak. Managemen air ini sangat penting saat melakukan perjalanan karena tidak di setiap tempat kita bisa mengisi air. Kekurangan jika anda minum secara ugal-ugalan selain air cepat habis juga membuat ginjal bekerja lebih keras. 

4. Pembagian beban yang sesuai
Mengingat kemampuan fisik masing-masing berbeda pembagian beban juga sesuai kapasitas kemampuan masing-masing. atau kita dapat membawanya bergiliran.

5. Buat estimasi waktu agar sampai di tempat camp tepat waktu sehingga waktu istirahat tidak akan terganggu.

6. Bila dibutuhkan buatlah fungsi anggota misalnya yang bertugas memasak, memasang tenda, mencari air dan dapat dilakukan secara bergilir.

Setelah kegiatan

1. Evaluasi
Lakukanlah evaluasi setelah kegiatan selesai. Kekurangan apa saja yang terjadi, masalah apa saja yang terjadi, hambatan apa yang dialami sehingga ketika kita melakukan perjalanan lagi kita dapat meminimalisir hal-hal tersebut terulang kembali


Merencanakan perjalanan bukanlah suatu yang dianggap hal yang ribet atau merepotkan. Banyak perjalanan yg direncanakan dengan baik berjalan tak sesuai harapan untuk itu diperlukan suatu managemen sebuah perjalanan. Jangan menggampangkan suatu persoalan "alah nanti aja bisa" "udah ntr di pikir pas udah nyampe sana aja" "alah ga papa kok ga usah pake perijinan" "yang penting nekat dulu aja"  dll kita ga tau di lapangan akan seperti apa, akan terjadi apa, kita hanya bisa berharap semua akan berjalan lancar. Jadi buatlah managemen sebaik mungkin ya. Orang yang menggapangkan sesuatu mencerminkan tidak memiliki magemen perjalanan yang baik.

Baca ini juga peralatan standart minimal yang harus dibawa
ransel-story.blogspot.com/2014/08/daftar-peralatan-standart-minimal-yang.html

Jumat, 15 Agustus 2014

Pendakian Gunung Merbabu jalur Thekelan

Gunung merbabu merupakan salah satu gunung di Jawa Tengah dan terletak di 3 wilayah administrasi yaitu di Kabupaten Semarang, Kabupaten Magelang dan Boyolali, Jawa Tengah. Jalur thekelan terletak didesa Thekelan, Kopeng, Kabupaten Semarang
Buat yang sudah medaki merbabu lewat jalur ini pasti akan ada kenangan spesial waktu mendaki jalurnya.
indahnya dan blablabla hahaha nananina :D
Pemandangan jalur ini komplit men.. kita bisa lihat watu gubug jadi complete trip apalagi turunya lewat selo. Manjain kaki deh hahaha (tukang pijit mana tukang pijit) kalau mau trip merbabu komplit ya ini naik thekelan turun selo.

Buat teman-teman yang mau mendaki Merbabu lewat jalur ini teman-teman bisa naik bus jurusan kopeng nanti langsung bilang aja ke kernet busnya turun di thekelan. Jalan masuk menuju desa thekelan tidak terlalu jauh dengan jalan yang menuju jalur cuntel cuma bawahnya dikit. Nanti dari pinggir jalan raya bisa naik ojek karena tempat penurunannya pas di pos ojeknya hahahaha. Kadang kita juga bisa menumpang pickup yang biasa buat ngangkut sayuran disana men, saya ga menyarankan buat jalan yah meskipun jalannya udah aspal dan lumayan enak tapi jaraknya lumayan jugak hahaha tapi kalau mau jalan juga ga papa soalnya pernah juga lihat ada pendaki yg jalan dari jalan raya sampe basecamp dan fine aja hahaha

Pendakian jalur thekelan dimulai dengan registrasi dulu tentu saja hehehe kemudian kita menapaki jalan desa hingga keperbatasan ladang penduduk. Sekitar 15 menit perjalanan melalui ladang maka kita akan menemui batas hutan. disekitar sini akan kita akan menemukan papan-papan yang bertuliskan Taman Nasional Gunung Merbabu tanda bahwa kita telah memasuki kawasan taman nasional gunung merbabu. Pendakian hingga pos 1 memakan waktu sekitar 60 menit pos satu ini disebut pos pending. Di pos pending ini terdapat mata air yang jaraknya tidak terlalu jauh dari pos dan terdapat juga sebuah bangunan permanen yang bisa digunakan buat istirahat men. Campground di pos pending ini juga cukup luas kok, bisa menampung sekitar 10 tenda mungkin tenda hajatan bisa juga kali yak hahaha. Oiya waktu saya naik kesana di pos pending ini ada seorang ibu-ibu udah agak tua sih, beliau jualan makanan, kopi dan gorengan. Dia bawa dunak(semacam wadah besar yang terbuat dari bambu). Beliau adalah salah satu warga di desa thekelan yang kadang suka jualan disitu kalau pas ramai pendakian gais, kebayang bawanya dari bawah wah keren banget deh... orang dulu mah beda sama orang sekarang, kalau orang dulu udah sepuh masih aja strong. Sekarang beliau masih jualan atau enggak saya kurang tau juga. Buat agan-agan yang naik kesana dan kebetulan bertemu beliau yang jualan sempetin beli yak gais, harga yang dia tawarkan juga standar kok ga mahal hehehe promosi :D
Pos pending(pos 1)

Dari pos 1 untuk menuju pos 2 kita akan menemui sebuah pertigaan, ambil yang kiri.
Di jalur ini kita juga akan menyebrangi sungai kecil kalau beruntung kita bisa ketemu monyet yang lagi cari makan atau lagi minum. Jalan menuju pos 2 ini lumayan juga harus hati-hati soalnya jurang ada disisi jalur kita men hehehe. Di pos 2 ini terdapat bangunan yang terbuat dari seng yang bisa digunakan untuk berteduh. Kalau yang udah bawa tenda bikin tenda di luar aja yak gais jangan didalem kasihan kalau ada pendaki lain yg mau istirahat dan ga bawa tenda.
pereng putih

Di depan pos 2 terdapat sebuah tebing namanya "Pereng Putih"
kalau saya terjemahkan pereng = tebing, putih = putih. pemandangan di sini lumayan indah kita bisa lihat lampu-lampu kota di bawah kita. Ada yang spesial disini waktu perjalan turun kebetulan saya naik dan turun di jalur yang sama.
telomoyo dari pos 2

Kebetulan waktu saya turun papasan sama rombongan pendaki di pos 4 kebetulan waktu utrun emang udah sore sih ada salah satu dari mereka yang turun duluan nyusul saya karena ga bawa senter. Pas kita berdua sampai di pos 2 saya pas banget lagi maghrib men. Kebetulan saya naik cuma berdua dan istriahat sebentar di pereng putih sambil dengerin adzan. Ehh waktu saya sama kakak saya lagi istirahat saya lihat ada pendaki lagi duduk dibelakang saya, bentuknya full set pendaki gitu men, jaraknya sekitar 2 meteran lah ga terlalu jauh. Nah pas mau jalan saya bilang sama kakak saya "mas tungguin itu mas nya yang ada di sama" (saya kira tu pendaki rombongan dr boyolali yg nyusulin saya). trus mas saya jawab "mas yang mana" saya jawab "yang itu lho" sambil nunjuk di batu yg diduduki mas itu. mas saya tanya "yang mana" sampe pertanyaan berulang-ulang terus jawab " ini lho yg lagi duduk" dan selalu jawabanya " mas yang mana". ternyata dia  engga lihat... waaa... asemelehhh panik berbi deh hayati... seketika itu juga saya diam dan yuk jalan hahahaha jadi bentuknya itu pendaki full set bawa tongkat tapi ga bawa senter jadi gelap kaya bayangan gitu dan diem aja.. hahahaha panikkk aku :D

Dari pos 2 menuju pos 3 jalannya lumayan enak ga terlalu kaya sebelumnya jaraknya juga ga terlalu jauh. Dulu pas kesini ada shelternya, ga tau deh sekarang. Pos 3 ini juga lumayan rimbun jadi agak anget lah beda sama pos 2 yang agak terbuka.

Dari pos 3 menuju pos 4 jalurnya sudah agak lumayan. hahaha lumayan bikin capek, agak nanjak lah hehe
Pos 4 ga ada shelter nya gais cuma tanah datar yang sedikit luas cukup buat sekitar 4 tenda lebih kurang.
pos ini juga lumayan rimbun men. Kayanya ini tempat camp yang agak luas deh soalnya atas itu udah watu gubuk dan itu posisi di atas punggungan.

Perjalanan dari pos 4 sampe ke watu gubuk kita akan melewati hutan, setelah keluar hutan puncak pemancar akan terlihat, dan apa yang saya pikirkan saat itu? hahaha deket ini tettt totttt zonk!! hahaha
sebelum sampai ke pemancar kita akan melewati sebuah batu besar yang dinamakan watu gubuk, akan nampak dekat saat anda jalan dan jangan tanya apakah dekat beneran karena watu itu memakan waktu satu jaman sampe ke watu gubuk yang terlihat dekat ini hahaha. Watu gubuk merupakan salah satu puncak merbabu dari 7 puncak merbabu. Watu gubuk adalah sebuah batu besar yang terdapat lubang di tengahnya dan katanya bisa buat berteduh 3-4 orang saat badai tapi pas saya lihat lumayan sempit sih..

Perjalanan kepuncak kedua yaitu pemancar adalah salah satu perjalanan pe ha pe (php). Kayanya deket kayanya doang sih hahaha. Treknya lumayan menanjak dan agak berat hahaha perjalanan dari watu gubuk sampai pemancar memakan waktu sekitar 45 menitan. Dan teterettttt sampailah kita di pemancar. disini terdapat sebuah tower dan bangunan permanen yang bisa di gunakan buat istirahat. Puncak pemancar ini merupakan pertemuan antara jalur cuntel dan thekelan. hati-hati yak kalau mau turun kearah cuntel sebaiknya susur jalur yang kiri terus usahakan kekiri kalau mau ke thekelan cari jalur yang kekanan jangan kiri kalu salah lumayan jugak tuh hahaha naik lagi hahaha tapi kayanya udah banyak penunjuk jalur kok. tenang :D

Pemancar
Selanjutnya adalah perjalanan menuju kawah, kita akan naik turun bukit, karena trek yang kita lalui adalah menusuri punggungan. Dari kawah sampai puncak memakan waktu sekitar 2 jaman lah lebih kurang segitu. Jalur menuju kawah indah banget men, karena kita bisa melihat lembah merbabu yang dipenuhi ilalang hijau yang cantik hehehe.

Setelah berjalan beberapa saat kita akan menemukan tugu bewarna putih. kalau cerah bagus banget disini kita bisa lihat gunung sindoro sumbing dari jauh. maju sedikit dari tugu kita akan menemukan pertemuan jalur wekas (yg kearah kanan). di sebelah kiri jalur kita akan menemukan kawan yg tidak terlalu besar. jalan sudah jelas disini tinggal ngikuti aja. oh iya naik sedikit dari kawah yang tadi kita juga akan menemukan kawah lagi tap disisi kanan. Disini kita bisa ngambil air cukup turun menyusuri jalur kecil kearah kawah, tp hati-hati yah soalnya ada yang megandung belerang. katanya sih sekarang udah ada bak nya jadi bisa ngambil disana.
Lanjut dari kawah kita akan menaiki punggungan yang disebut geger sapi, tanjakan ini lumayan curam men hati-hati yah. di ujung jalan ini merupakan salah satu puncak yg disebut puncak geger sapi
Puncak geger sapi

Selepas geger sapi kita akan melalui jalan yg sedikit menanjak dan kita akan menemukan jalan tanah yg datar tapi tidak terlalu panjang dan tidak terlalu lebar mungkin lebarnya 1 meteran kali yah dan kiri kanannya adalah jurang. Ini yang di sebut ini yang disebut jembatan setan.
Jembatan setan

Perjalan akan dilanjutkan terus menyusuri jalur hingga kita akan menemukan pertigaan yang di tengah pertigaan terdapat batu besar kalau ke arah kiri menuju puncak syarif kalau kekanan menuju kenteng songo.
Jalan dari pertigaan menuju kenteng songo lumayan landai men cuma kadang ada nanjak dikit lah. Di sebelah kanan jarur pendaki akan melalui sebuah puncak yang disebut ondorante, pendaki yg mau kepuncak ini bisa kok cuma hati-hati yah jalannya agak curam.
Setelah melewati ondorante kita akan menemui sebuah tanjakan yang greget banget hehehe perlu climbing dikit lah panjangnya cuma 5 meter horisontal, gak panjat juga bisa sih asal bisa lompat aja hahaha tingginya sekitar se dada saya, saya tingginya 169 berapa tuh jadinya hehehe
jalur ini agak curam hati-hati yah.
ini dia tanjakan yg greget dr merbabu di dpn kita

ini dia kalau dari deket
Lewat dari rintangan yang tadi masih ada secuil lagi ini gan di depan hahahaha

Setelah berpanjat-panjat ria sampailah kita di keteng songo yeyeye hehehe disini terdapat batu yang berlubang kaya lesung gitu. katanya sih ini batu merupakan penyangga kenteng(suku/tiang rumah/istana) kabarnya berjumlah sebilan dan hanya ada 5 yang kasat mata sisanya Allah yang tau hehehe.
Lanjut ke puncak triangulasi merbabu yaitu puncak tertinggi merbabu, sekitar 10 menit dari kenteng songo lah.

Sampailah kita di puncak kenteng songo yeyeyeye disini kita bisa melihat sabana merbabu dari jauh dan nampak juga jalur pendakian selo. Kalau mau turun lewat selo di puncak ada jalur ke kiri itu jalur selo.


Terlepas dari apa saja yang kita alami mau di gunung mau dimana saja selalu ada kuasa Allah disana, sesungguhnya Allah sedang menunjukan kuasanya kepada kita. Sebelum memulai sesuatu jangan lupa berdoa karena dengan doa dapat memberikan ketenangan dan keyakinan bahwa Allah selalu disisi kita menjaga dan melindungi kita. Karena sebaik-baiknya tempat untuk meminta dan berlindung adalah Allah SWT. Aminnn


Luvvv....

Jumat, 04 Juli 2014

Argopuro…. Jalan panjang penuh kenangan, jalan panjang sejuta rasa, jalan panjang penuh kerinduan hahahayyy


Awalnya rencana  saya dan ketiga teman saya berniat untuk ke semeru entah kenapa rencana itu tiba-tiba berubah ke argopuro. Hehehe
Perjalanan di mulai dari kota semarang sekitar jam 3 sore kami naik bus menuju ke terminal tirtonadi solo… bus nya lumayan lama soalnya penuh-penuh semua, dari tirtonadi kami ganti bus menuju Surabaya.. bus yg kami tumpangi luar biasa hahahaha kaya rollercoaster mau tidur ga bisa, lihat jalanya malah bikin takut hahaha horror banget… melek merem terus… waktu hampir sampai di Surabaya banyak penumpang yg sudah turun dan ada sederet kursi yg kosong saya memutuskan untuk pindah biar bisa tidur enak ehh… baru juga kepala nempel belum 5 menit di datengin sama kondektur bus nya “mbak udah sampai” (mata masih kedip-kedip, nyawa masih kececeran dimana-mana, belum ngeh… ) “hah… serius pak ??” wkwkwkwk ternyata udah sampai di termainal Bungurasih Surabaya.
Dari Surabaya kami naik bus lagi menuju probolinggo. Pas masuk di dalam bus nya pengen ngakak, busett ada obat nyamuk bakar di bus nya hahahaha dan bukan tanpa alasan nyamuk nya gede-gede banget (nyamuk dinosaurus :v) hehehe… sepanjang perjalanan kami di suguhi pemandangan yg indah banget.

Sekitar jam 9 kami sampai di terminal besuki dari sana kami mencari informasi angkutan ke baderan. Waktu Tanya orang pak ke baderan naik apa ya? Naik ojek aja mbak (ternyata tukang ojek). Pak ke baderan aik apa ya? Naik becak sampai pertigaan ntr baru ganti angkot aja mbak(tukang becak ). Akhirnya kami memutuskan naik becak. Kayanya seru tuh jarang kan naik gunung angkutannya becak. Sempat kepikiran juga padahal carieer kita gede-gede semua kok mau sih bapak nya hahaha ehh ternyata jaraknya Cuma sekitar 100m dari terminal besuki wkwkwk geli banget
Setelah kami sampai di pertigaan ada bapak tukang ojek menawari kami jasa ojeknya ya kita bilang kita budget tipis pak hehehe niatnya sih cari tebengan sebenernya dan ternyata bapaknya baik banget karena kami di carikan mobil pick up dengan biaya 10 ribu sampai di resort baderan. 

Hari pertama kami di baderan kami mengurus surat simaksi dulu akhirnya kami putuskan untuk naik di hari kedua. Oiya ada yang special ini waktu kita nginep di resort baderan bobonya pake kasur springbed hahaha gilak jarang-jarang nih digunung bobok pake springbed. Bobok nyeyak mimpi indah deh.


                                   


Keesokan harinya kami memulai pendakian kami dengan semangat yg menggebu-gebu melewati ladang, 3jam perjalanan berlalu kok perasaan ladang ga abis-abis… buset ladangnya panjang bener deh pokoknya. Kami bertemu  dengan seorang anak yang sedang mencari rumput. Jalanya dia itu luar biasa ngepot-ngepot kenceng banget hahaha bikin mental down. Terus Tanya-tanya dari ladang ke pos mata air  1 berapa jam? Dia jawab “3 jam” saya Tanya lagi kalau jalannya lemot kaya kita berapa jam ? dengan polosnya di jawab “5 jam” hahaha dan prediksi dia pas banget sampai di pos mata air 1 beneran 5 jam hahaha. Setelah sampai disana kami ga langsung mendirikan tenda. Kita ngeluarin kompor,nesting sama kopi… bikin kopi dulu biar ga panik hahaha setelah ngopi-ngopi ria melepas lelah lalu mendirikan tenda masak dan bersih-bersih. View nya bagus banget karena di samping tempat camp kami langsung jurang dan disitu ada 2 air terjun.
Karena terlalu lelah kami memutuskan untuk langsung istirahat, sampah kami putuskan untuk di packing esok paginya. Tanpa diduga keesokan paginya salah seorang teman kami menemukan jejak macan di sekitar tempat camp. Horror juga sih hehehe pasti gara-gara kaleng sardennya ga di packing sekalian waktu mau tidur brrrrr.

                                      sepanjang jalan mencari plang ini haha


Tujuan berikutnya adalah menuju tempat eksotis yg bernama sabana cikasur. Sebelum sampai ke sana kami harus melalui bukit-bukit yg terjal dan berdebu *ga tahan debu*. Di tengah perjalanan melewati bukit yg berdebu kaya padang pasir zzzz sesek napas dateng. Saya bilang sama teman saya udah duluan nanti saya susul. Saya ga mau mereka khawatir ga mau bikin panik suasana aja hehehe. Sesek napas udah lumayan teratasi eh kena mountsickness mabok gunung deh. Kepala pusing trus muntah-muntah deh. Yg ini benar-benar  ga bisa di sembunyikan. Rasanya jadi orang yang menyusahkan temen banget saya.


Dengan sabar teman-teman menunggu saya dan merawat saya. Meskipun sakit tapi otak saya tidak bisa berpaling bahwa gunung ini benar-benar indah, alamnya benar-benar membius, banyak bunga-bunga di sekeliling kita seakan meberikan semangat untuk bangkit. Walau sakit semangat saya tetep 45 yyyaaayyy…. Sampai alun-alun kecil kami istirahat di sebuah cemara yg berada di tengah-tengah sabana untuk makan, saya sih ga makan soalnya keluar lagi pasti, cuma ngemil coklat sama beberapa bungkus madu hahahaha itu sih namanya tetep makan yak.


Sekitar 30 menit istirahat kami meneruskan kembali perjalanan kami. Naik turun bukit keluar masuk hutan dan akhirnya sampailah kami di alun-alun besar argopuro. Cuma satu kata “WOW” padang rumput yg luas dengan warna rumput kecoklatan dan langit yg biru… afrika men ini afrika eh bukan… ini Indonesiaku yang cantik….. indah sekali. Sepanjang jalan sepanjang tikungan cuma konsumsi madu sebagai pengganti makanan. Perut kriuk-kriuk mulu minta makan tapi apa daya ga bisa makan berat kalau dipaksain pasti akan terbuang percumah dan sia-sia *wesssss. Madu cukup lah, semua makanan ga harus makan berat pun itu mengenyangkan dan cukup oke..!!! sugestikan itu pada diri anda juga hahaha, berkalori karena mengandung gula lumayan tambah-tambah tenaga.




Sekitar pukul 4.30 kami sampai di sabana cikasur sebuah tempat indah dimana burung-burung pada berterbangan, sungai mengalir dengan jernih, lagit sore berwarna jingga, bunga-bunga banyak bermekaran dan burunga merak serta ayam hutan bebas berlarian. Subbhanallah apa ini surga?? indah banget betah deh pokoknya di taman dewi rengganis ini. 




Namun di balik keindahannya sabana cikasur menyimpan cerita mistis juga. Jadi waktu malam kita ngecamp di argopuro saya tidur duluan karena badan lg ngedrop. Teman-teman masih pada mainan kartu. Kalau kata orang jawa itu tindien(sleep paralyze) jadi saya itu kena tindien 3 kali dengan mimpi yang beda-beda hahaha gubrak deh…. Positive thinking mungkin karena saya lelah hehehe. Yang pertama dan ketiga saya lupa tapi yang saya ingat yang kedua yaitu saya di temui oleh 2 orang pendaki yg satu menatap pinus-pinus belakang bekas bangunan belanda yang satu menatap saya(pendakinya ganteng loh hihihihii). Dia memberi saya bunga edelweiss kering. saya sih bingung dengan maksudnya apa. Saat saya Tanya dia tidak menjawab dan dia hanya tersenyum. Selesai ketiga mimpi itu anehnya saya ga mimpi aneh lagi. Eh malah tengah malemnya saya kebangun gara-gara denger langkah kaki orang baris muter-muter di tenda saya. Mau cek keluar badan udah ga ada daya, ibarat ultraman udah kedip-kedip itu lampunya abis diserang monster. Antara penasaran, takut dan ga berdaya hahaha akhirnya saya dengerin terus samapi saya ketiduran. 

Esok paginya kami melanjutkan perjalanan kepuncak kali ini saya lebih sehat. Tas kami tinggal di pondokan cisentor. Selama perjalaanan dari cisentor menuju puncak jalan memang tidak terlalu jelas sedangkan kami berempat sama sekali tidak tau jalan, wkwkwkwk anak-anak yg polos melangkah dengan doa dan keyakinan.

Dengan pikiran yg positif dan niat yg baik kami terus berjalan. Pada waktu perjalanan kami menemukan banyak persimpangan dan pecabangan jalur kecil. Trek didomisasi sabana sama hutan campuran wajar sih kalau banyak percabangan mirip jalur dan di setiap persimpangan itu saya melihat bunga edelweiss kering yg di letakkan di jalur yg benar menuju puncak. Pertamanya aneh kok edelweiss di taruh di jalan, ini siapa sih iseng banget metik edelweiss terus di tinggal-tinggal di tengah jalan, tapi kaya ga asing tapi apa yah..? kemudian saya baru ingat mimpi saya semalam. Saya coba cocokan ternyata bunga itu seakan memberi petunjuak arah jalan yang benar kepada kami. Sepanjang jalan nemu bunga edelweis kering waaawww. Bingung takut juga sih tapi benar kok. Pukul 5 sore kami tiba di puncak luar binasah deh hehehe perjuangan buat kesini. Karena sudah sangat sore kami memutuskan untuk tidak berlama-lama di puncak. Sekitar jam 18.30 kami tiba di cisentor dan bermalam di sana. Hujan mengguyur sepanjang malam hingga keesokan harinya.










                                     

Tujuan kami selanjutnya adalah menuju danau taman hidup. Saya kira turun gunung ya sama kaya mendaki gunung-gunung pada umumnya ehh di argopuro enggak men... ini turun gunung tapi naik hahaha… udah jalan 5 jam tapi masih aja ketemu pohon edelweiss. Dan yang unik di jalur bremi kita dapat menemukan tumbuhan jancukan… hahaha namanya bikin orang ketawa. Kita-kita pada kena sengat pohon ini dan ada 1 teman saya yg ga kena. Kata dia saya pegang aja ga sakit kok eh abis ngomong gitu di kepleset masuk ke lubang dan pegangan nya `pohon jancukan seketika itu juga dia teriak-teriak hahahaha kenak deh sengat jancukannya. Kami tiba di taman hidup sekitar pukul 17.30 dan tanpa di duga temen saya yang paling depan behenti seketika ga bergerak sambil bilang “celeng.. celeng” ternyata ada seekor babi hutan yg besar sekali di depan kami untung ga nyeruduk hahaha.. gilak ini babi siapa gede bener?


                                      


Malam harinya kami membuat sesi acara jujur-jujuran semua yg ingin ditanyakan harus di jawab hehehe karana di pikiran saya masih terganjal soal kejadian mistis tersebut saya akhirnya mengatakan keteman-teman dan ternyata waktu di sabana cikasur  saya mendengar langkah kaki seorang teman saya juga mendengar,tapi dia memutuskan untuk tidur karena takut, saya juga cerita soal mimpi saya ke teman-teman dan kami menaggapi semua itu selalu ada hikmah di balik peristiwa yang terjadi.
Esok paginya kami bermain-main sebentar dan foto-foto di danau taman hidup dan kami memutuskan turun. Jalur ini sama sekali berbeda dengan jalur di baderan. Jalur bremi di dominasi oleh hutan lebat dan pohon-pohon besar sedangkan baderan di dominasi oleh sabana. Sampai di batas hutan langsung telfon rumah dan mengabari ibu tercinta bahwa saya telah turun dengan selamat. Heehehe beliau selalu khawatir bila anak perempuan satu-satunya yaitu saya tidak segera memberi kabar. Yah itu kewajiban selalu memberi kabar kerumah bagaimana kondisi kita ketika kita sedang berpergian akan sedikit melegakan orang tua atau orang tercinta kalau “kita ra popo” hahhahaha. 
Kadang sering di ledekin anak mami juga saya. Cuek aja toh mengabari rumah bagaimana kondisi kita bukan suatu hal yg salah hehehehe. Disini benar-benar terlihat bangaimana tulusnya sebuah persahabatan,bagaimana memperjuangkan sesuatu,bagaimana saling melindungi dan meyakinkan ketika sebauah ketakutan dan keraguan datang.







Jika ada salah satu gunung yang selalu membuat saya rindu argopuro jawabanya… rindu dan selalu rindu
Didedikasikan untuk ketiga sahabat super saya : Wahyu PAY, Riana Kecrok dan Suradi Topo
Yaaaayyyyy TIM CELENG…!!!!!

Nb : argopuro adalah salah satu gunung dengan jalur pendakian terpanjang. Gunung ini merupakan jalur pendakian terpanjang pertama di pulau jawa dan salah satu gunung yang alamnya indah sekali menurut saya.